Archive for the ‘Picture’ Category
Mau bersih? Anggap saja taun depan ada olimpiade.
Menyanjung bukan tersanjung
Dan sepertinya budaya sanjung menyanjung adalah hal yang normal buat memperlancar segala urusan.
Jadi teringat pesan bapak di kampung. Cobalah selalu memperbesar hati lawan bicara. Dan selalu berendah hatilah.
Dan memang benar pesan bapak. Ketika orang sekitar marah-marah saya mencoba meredam amarah mereka dengan meminta maaf, menyanjung dan mengikuti kemauan mereka. Dan seperti air memadamkan api, secara ajaib amarah mereka berhenti.
Dari buku teknik komunikasi yang saya baca, menyanjung dan menghargai pendapat lawan bicara adalah kunci berkomunikasi dengan orang-orang lokal.
Dalam hati saya tertawa, mudah sekali membelokkan hati dengan sanjungan dan kata-kata.
Terakhir, saya juga ingin lawan bicara saya yang suka marah membaca buku-buku komunikasi.
Ganti suasana
Rasanya suntuk berada di tempat yang sama tiap hari. Akhirnya hari ini memutuskan ganti suasana! Ambil ransel, masukin laptop dan bawa sedikit dokumen-dokumen.
Dan nongkrong deh. Hari ini bekerja cuap-cuap saja. Jadi bisa dikerjakan di mana saja!
Rasanya lebih semangat mengerjakan tugas di tempat dengan suasana baru. Dan satu pekerjaan bisa selesai! Memang sesuatu yang fresh bisa meningkatkan produktifitas.
Trus bagaimana cara kamu ganti suasana saat bekerja?
Tanda-tanda kekurangan vitamin
Pilih mana?
Sepertinya kalo saya boleh milih, sekarang saya ingin cobaan batin saja. Tapi jangan sampai berhubungan dengan uang.�
Another usual moment on my bright day
Orang Jepang tukang boong?
Sumber : http://www.tv-tokyo.co.jp/mikata/backnumber/100219.html
megurogajoen
Some pictures on my "hiatus" day…
Twitter di Jepang
"now". Dalam hiragana ditulis なう. Entah seperti latah ato
gimana selalu diakhir kalimat selalu diakhiri dengan now.
"lagi makan di restoran now"
"lagi mandi now"
Begitulah bagaimana orang-orang Jepang update Twitter dengan gadget-
gadget mobilenya.
Dan di musim dingin seperti sekarang ini semua orang sering menulis
"dingiiiiinnnnn!"
Novel Kabar Burung
Tidak terasa sudah bulan kedua. Sesaat teringat masa-masa itu. Waktu menikmati gema dan gempita jiwa belia. Sesaat bersama dan sekejap terhubung jauhnya benua. Masihkah terbuka ruas yang terhimpit cita?
Hanya suatu masa di februari.
------
Sepertinya sudah cukup deh mengarangnya. Kata-katanya benar tidak bermakna. Cuman ingin ikut menulis novel lewat blog ato semacamnya.
Beberapa hari yang lalu sempet ngeliat di toko buku ada kumpulan novel yang ditulis dalam twitter. Jadinya kalimat-kalimat nya terbatas. Cari deh twitnovel.
Di Indonesia sudah adakah novel dalam twitter semacam ini?













































