Archive for the ‘Blog’ Category

All The Single Onion, All The Single Onion

All The Single Onion, All The Single Onion

All I Can Do

When you’re on your own
When you’re at the fork in the road
You don’t know which way to go
There’s too many signs and arrows

You haven’t left in a while
When you can’t even fake a smile
When you feel ashamed
The uniform don’t make you brave

[Chorus:]

All I can do is love you to pieces
Give you a shoulder to cry when you need it
When the day is long
And then night is coming down on you
All I can do
All I can do
All I can do

When you forget your name
The pleasure can’t disguise your pain
You don’t feel the same
I won’t forget the love you made

[Chorus]

What a lovely day to shape your dreams
And you don’t even have to sleep
You can make it what you want to be
You can fly away
You can change your name
Have a happy faith
If you’ll be so real
Oh

[Chorus]

It’s all that I can do


Filed under: Daily Life, Lirik, Song of the Day Tagged: Chantal Kreviazuk, Ghost Stories

Hari gene masih perawan??

Hari gini, kalo gw ketemu cewe yang masih perawan, gw malah suspect macem2. Well kalopun masih perawan setidaknya udah petting atau heavy foreplay atau oral dong...
Kalo masih belum juga..WHAAATT!!!
Ada yg ga beres sama cewenya... entah cewenya geek abis, atau gak laku, atau over fanatik, aduh pastinya susyah deh.

Pas SMA, pernah reunian dengan temen2 baik SMP. Semuanya geng cowo. Dan kita pernah membahas masalah atau ga sih keperawan itu.
Ada teman yang keukeuh sekali ttg pentingnya keperawanan itu.

Gw sih waktu itu bilang ngga penting, argumennya adalah:
  1. Gw kaga suka seks darah2-an. Gile kali yaa.... ngebayanginnya aja eneg (itu berdarah terus masih disodok2 begitu..aaah tidaaak). Kalo emang suka ya maen aja pada saat cewenya mens. Gw sih lewat dah fetish soal darah (terserah dah orang Jepang mau bikin film fetish soal darah)...kalo maen pipis masih seksi :P.
  2. Emang cowo juga masih perawan?? Well kalo diitung dengan tangan kanan, gw udah ga perawan koq dari kelas 3 SD (waktu itu bahkan masih belum keluar apa2 lho...). En gw yakin dengan statistik yang bilang 95+% lebih cowo pernah onani..it's normal gitu lho..
  3. Yg namanya perasaan "Aduh senengnya cewe gw masih suci, dll" itu mah lewat aja. Dijamin yg namanya perasaan kaga bakal tahan lama. Yg namanya buka segel itu cuma sekali tho...kaga bisa diulang tiap hari. 10-20 taon juga lupa...jadi kakek nenek juga kerjanya ribut mlulu.
Ketika kuliah..duh semoga tidak dijadikan contoh, cuma masa2 kuliah gw memang anomali dari yang seharusnya. Well my defences are.. tahun pertama habis untuk ospek, tahun kedua , ketiga gw pasang kawat gigi (practically no sex in the city). Tahun keempat..ehm.. my first oral (dilanjutkan dengan 2nd..3rd, etc).

Untungnya lulus kuliah gw kembali ke peradaban modern yang normal .. fiuh... Welcome Starbucks! Die you all hypocrite students (especially for anak2 K*.. kalo inget gimana dulu..wew.. gw masih ga seneng sampe sekarang)! Aurat aurat orang ngapain lu urusin! Kalo ga mau liat..ya colok aja mata lu sendiri. Masa berenang mau tutup aurat..heleh2...

En sekarang?? Gw ga pernah ngaku perawan koq. I'm not a virgin..period (have i done the hardcore?? Ehm..details are still a secret =P). Dan gw juga ga expect pasangan gw untuk perawan koq. Fair and square. Malah kalo serius gw lebih ke arah "test drive sebelum membeli". Pastinya doong.... beli alat elektronik yang dipake 1-2 taon aja sekarang gitu, masa ini yang katanya dipake sampe akhir hayat ga begitu.
En untungnya gw really really not into someone yg baik2 ... so boring ("Saya hobinya berdoa... saat teduh".. matek..:hammer:). Tapi gw juga males dengan orang yg otaknya di dengkul. Yah era milenium gini setidaknya diferensial bisa dong! Susah sih nyarinya..makanya gw single terus (tapi bukan berarti sexually inactive =P).

Well at the end, pentingnya keperawanan itu masalah selera koq.

Yg ngomong begini (sumber)
"Seorang wartawan Amerika Latin berkata, “Saya tidak menduga remaja Indonesia begitu bebas, melebihi negara kami…..’"

Aduh Bapak ini kamp*ng betul... ini Asia gitu loh.. The next economic center of the world. Bahkan the freest economy dipegang oleh Hongkong! Bukan Eropa atau Amerika! Masa mau dibandingin sama Amerika Latin.. ya jauh toh yoo...
Udah lewat masa2 Asia itu konservatif, menutup diri...Sekarang Asia embraces the world. Flow of information, money, people dari seluruh dunia mengalir ke Asia, bukan Amerika Latin!

En Indonesia..mau tidak mau... harus melangkah maju juga, bersama efek2 sampingnya :D. Gw pribadi malah bersyukur Indonesia bisa maju dengan segala kebebasannya. Memang perlu diakui ada beberapa oknum masyarakat yang masih norak (mungkin termasuk Bapak.. ngapain sih sirik betul, coba bandingin deh ke Thailand sono..). Semoga bisa teratasi dengan meningkatnya mutu pendidikan.

'Nuff said, t's not apple to apple comparison!

Sedihnya Jadi Dosen

Pernah saya menulis indahnya jadi dosen, sekarang gilirannya saya menulis sedihnya jadi dosen :D . Hal tersedih yang harus dilakukan seorang dosen adalah tidak meluluskan mahasiswanya karena nilai mahasiswa tidak mencukupi untuk lulus.

Banyak sekali masalah yang dialami mahasiswa sehingga beberapa dari mereka memilih menyerah terhadap mata kuliah dan memilih mengulang. Sebagai dosen saya merasa punya tanggung jawab besar terhadap Tuhan, orang tua mahasiswa, dan mahasiswa itu sendiri. Saya tidak akan meluluskan seorang mahasiswa yang memang tidak mampu atau belum mampu atau layak untuk lulus pada mata kuliah yang saya ajar. Karena jika saya meluluskan yang belum layak, maka bagaimana tanggung jawab saya, saya tidak berani mempertanggungjawabkan itu. Maka kalau memang mahasiswa belum layak lulus, saya tidak akan meluluskannya.

Paradigma beratnya menjadi dosen yang sering tidak dipahami banyak dosen yang merasa mengajar adalah profesi adalah dosa jariyah seorang dosen. Jika seorang dosen salah mengajarkan sesuatu ke mahasiswa atau meluluskan mahasiswa yang belum mampu, lalu misal saja 5 orang mahasiswa kita itu jadi dosen lagi, lalu dia mengajarkan yang salah lagi ke mahasiswanya dan seterusnya, maka alhasil akan jadi dosa jariyah kan?

Saya seorang dosen yang lebih banyak mengajar pemrograman yang notabene dianggap momok bagi mahasiswa-mahasiswa di bidang komputer. Dan bagi saya memang tidak mudah mengajar pemrograman, sering juga putus asa karena susah sekali memberi pengertian kepada mahasiswa bahwa mereka harus rajin latihan untuk bisa menguasai pemrograman. Tapi tetap saja sering mereka malas latihan, bahkan tidak jarang saya mengajak mereka “ayo ke lab saya, belajar privat dengan saya”, tapi tetap saja.

Sssst, mereka lagi serius coding

Saya menempatkan diri sebagai dosen yang berusaha menjadi teman mahasiswa. Tapi ternyata hal ini sering juga membuat saya susah gara-gara mereka mungkin terlalu menganggap saya teman, misalnya sms lebih dari jam 9 malam, atau bahkan memohon-mohon untuk diluluskan padahal dirinya tidak ikut UAS, atau ada yang nyuruh-nyuruh saya untuk mengirimkan soal perbaikan ujian gara-gara ketua kelasnya masih di luar kota (soal perbaikan saya kirim ke ketua kelas). Kadang sebagai dosen saya juga jengkel dengan tingkah laku yang seringnya kurang beretika. Tapi mau bagaimana lagi itulah mahasiswa. Kadang saya juga menegur jika saya sudah sangat terganggu. Belum lagi budaya mencontek tugas (sudah diberi kesempatan tugas perbaikan, mengumpulkan pekerjaan yang sama dengan beda nama), saya sangat tidak menolelir mencontek dengan alasan apapun. Sudah banyak koruptor di negara ini, saya tidak mau menambah lagi orang yang menghalalkan segala cara.

Saya selalu mengatakan pada mahasiswa saya, “Hidup adalah pilihan”, jika memilih untuk tidak menjadi lulus dengan kurang latihan dan belajar maka jangan memohon-mohon pada saya untuk diluluskan dengan alasan apapun, karena saya tidak akan meluluskan.

Jadi mahasiswaku jika kalian merasa saya sakiti, saya meminta maaf, karena saya tidak pernah dengan sengaja melakukannya, semua demi kebaikan dan tanggung jawab saya terhadap Tuhan. Semoga kalian mengerti. Amin.


The Rise Of Evil Laptop

The Rise Of Evil Laptop

See, it’s not my fault that I always have typo
- Emma

Lesbian….

Truly the wonder of the world. Now everytime I'm watching American Idol, I can't help staring at Ellen and wondering: "How is your sex life?? Is it good...??"

Once in a lifetime I fancy (still actually) Portia de Rossi as Nelle Porter in Ally McBeal TV show. Oh my gosh...a smile like sunshine, blonde hair but smart, and an attitude like a real bitch.
Geeezz...that one hell of a woman. I always dream....that someday I would find a girl like her. Nice smile is always my weak spot. The bitchy attitude and the sharp tounge? It would like a perfect cherry on top of a blackforest cake.

Bbbuuuttt...later on she openly declared herself as a lesbian and now married with Ellen deGeneres?!?!?!
Aaarrgh... that really broke my heart. At least now I can understand my high school friend's feeling when she discovered that Mark Feehily is gay.

As a child, I knew a couple of lesbians. They opened an electrical shop in the outskirt of the city, whereas my pop opened an electrical shop in the middle of the city. They used to come, bought a few things, chatted, and learned the tricks of trade from my father.
Later on they introduced Tupperware to my mom.
At that time, as a kid, I always thought that they were husband and wife. I meant the "male" was wearing trousers, having short hair cut, and smoking.
As I grew older, I realized that "something" was wrong, and I asked my mom: "Are they husband and wife?". Hearing the answer from my mom, my mind went WOOOT!! How come?!? But at the same time I couldn't deny it, the thought: "Hmm.... interesting."

Suddenly the world is not black and white! I realized that you may not have a single path in your life: getting married, having children, and die in an agonizing old age!
You can really choose!

In Singapore I used to work part time job. And at my workplace, one of the female employee is also in lesbian relationship. This make the second lesbian couple that I've known personally. And what I envy from them: they did kiss in public! Aaaw...so sweet.

So much I don't know about their copulation process, but I kind of glad that this "weird" thing do happen. I really do agree that all this "abnormality" make life more colorful.

And as usual, I envy people who have made their choice for life.

QoD

Pernahkah Anda mendengar quote ini:

Afsus salaama, wa silul arhaama, wa shalluu billaili wan naasu niyaamun, satadkhulul jannata bisalaamin

Tebarkan salam, sambungkan silaturrahim, dan shalat malamlah di kala manusia sedang tidur, niscaya Kamu masuk surga dengan selamat.

Well, saya mendengar kembali quote ini di Jumatan tadi. Lama juga tidak mendengar quote ini. Memang ada ya manusia yang masuk surga dengan tidak selamat? :P


Filed under: Daily Life, Jumatan, Quotation of the Day Tagged: Salam

Lihatlah Anakmu, Monster Itu Diciptakan Bukan Dilahirkan

Orang sering tidak menyadari bahwa anak adalah cerminan dari orang tuanya. Ketika anak menjadi seorang “monster” itu lebih dipengaruhi oleh pendidikan orang tuanya. Sering dibilang “Bapak cari uang susah-susah buat kamu, ini balasan kamu”. Ada hal yang dilupakan, bahwa anak tidak hanya butuh uang, tapi anak juga butuh perhatian dan kasih sayang.
Sekarang jika kita ingat, seorang anak yang lahir tidak tahu apa-apa, lalu tiba-tiba ketika menjadi besar dia menjadi sesuatu yang telah membentuknya bertahun-tahun dan bukan hanya dari hari kemarin saja. Seperti halnya yang saya alami, anak saya mulai merasa tidak aman jika hanya berada di rumah bersama saya tanpa ada Bapaknya. Saya jadi berpikir kenapa ya? Akhirnya saya mengambil kesimpulan, saya mendidik anak saya dengan sering mengatakan “jangan ini”, “jangan itu”, “jangan begitu” dengan nada yang agak keras. Akhirnya anak saya merasa tidak aman melakukan apa yang dia inginkan, disini saya merasa cara saya salah. Akhirnya sekarang saya mengubah cara mendidik pada anak saya dengan mengajaknya berbicara bila memang tidak boleh. Setidaknya dia berusaha mengerti dengan pengertian anak usia 3 tahun :D .

Diza Lagi Nyanyi

Kita mungkin bisa melihat bagaimana perilaku orang tuanya jika menemukan seorang anak yang menjadi monster, misalnya seorang anak yang suka menyebut “Bapak gue pejabat, tahu gak loe”, atau ada anak yang ketrima bekerja karena babenya pejabat. Anak-anak seperti ini dididik dengan tidak memiliki jati diri, sehingga dia perlu bertameng pada orang lain untuk dihargai yaitu Bapaknya, bagi saya hal ini menyedihkan. Jika kita melihat anak yang soleh atau solehah kebanyakan dia dibesarkan oleh orang tua yang soleh dan solehah (dari segi cara mendapatkan uang dan pendidikan keluarga), jika kita melihat anak yang salah asuhan, maka kebanyakan mereka dibesarkan oleh orang tua yang salah asuhan (menghalalkan segala cara mendapatkan uang dan jabatan, tidak menganggap kasih sayang keluarga penting).
Lihatlah anakmu, itulah hasil cerminan bagaimana cara kita hidup di dunia, jangan sampai kita baru menyesal ketika anak kita telah menjadi monster.


Mau bersih? Anggap saja taun depan ada olimpiade.

Begitulah mungkin salah satu cara buat menjaga kebersihan.

Tokyo, kota superbersih 16 tahun yang lalu juga kotor. Sampah ada di mana-mana. Sampah juga jadi masalah besar.Hingga diputuskan diselenggarakan olimpiade di Tokyo, orang Jepang merasa malu kalau banyak orang asing berdatangan dan kotanya kotor.

Akhirnya digalakkan kampanye dilarang membuang sampah sembarangan.

Sepertinya kampanye ini juga sudah pernah digalakkan di Indonesia.

Berdasarkan penelitian orang membuang sampah sembarangan disebabkan keadaan yang awaknya memang kotor. Seorang peneliti dengan sengaja meletakkan sampah-sampah di taman yang awalnya bersih. Beberapa menit kemudian, orang-orang yang lewat jadi seenaknya membuang sampah di taman itu. Mereka beranggapan kalo di taman tersebut boleh membuang sampah sembarangan.

Tapi ketika taman itu bersih, tidak ada seorangpun yang membuang sampah sembarangan.

Jadi sekali bersih, orang akan cenderung menjaga tetap bersih. Dan ketika kotor orang akan cenderung membuat kotor.

Dikutip dari acara tipi.

Menyanjung bukan tersanjung

Entah apakah orang-orang dulu mengikuti cerita sinetron legendaris Indonesia ato tidak, tapi sepertinya mereka mudah sekali tersanjung.
Dan sepertinya budaya sanjung menyanjung adalah hal yang normal buat memperlancar segala urusan.
Jadi teringat pesan bapak di kampung. Cobalah selalu memperbesar hati lawan bicara. Dan selalu berendah hatilah.
Dan memang benar pesan bapak. Ketika orang sekitar marah-marah saya mencoba meredam amarah mereka dengan meminta maaf, menyanjung dan mengikuti kemauan mereka. Dan seperti air memadamkan api, secara ajaib amarah mereka berhenti.
Dari buku teknik komunikasi yang saya baca, menyanjung dan menghargai pendapat lawan bicara adalah kunci berkomunikasi dengan orang-orang lokal.
Dalam hati saya tertawa, mudah sekali membelokkan hati dengan sanjungan dan kata-kata.
Terakhir, saya juga ingin lawan bicara saya yang suka marah membaca buku-buku komunikasi.

Happy Birthday, Emma!!!

Happy Birthday, Emma!!!

Happy Birthday, Cely!!

Ganti suasana

Seharian kabur dari tempat kerja. Tapi bukan berarti bolos kerja. Cuman hari ini nyepi dan pindah tempat saja.

Rasanya suntuk berada di tempat yang sama tiap hari. Akhirnya hari ini memutuskan ganti suasana! Ambil ransel, masukin laptop dan bawa sedikit dokumen-dokumen.

Dan nongkrong deh. Hari ini bekerja cuap-cuap saja. Jadi bisa dikerjakan di mana saja!

Rasanya lebih semangat mengerjakan tugas di tempat dengan suasana baru. Dan satu pekerjaan bisa selesai! Memang sesuatu yang fresh bisa meningkatkan produktifitas.

Trus bagaimana cara kamu ganti suasana saat bekerja?

Tanda-tanda kekurangan vitamin

Saat diajak bicara sama teman cuman bengong dan tidak bisa mengikuti pembicaraan. Apalagi bahasa yang digunakan termasuk bahasa tingkat tinggi. Lengkaplah sudah saya sebagai orang yang terbelakang.

Pelecehan Seksual…..

Entah apa yang di pikiran orang2, emangnya cowo bisa seenaknya diperlakukan tidak senonoh begitu!

Hari ini naek lift, karena memang dasarnya tidak suka manusia, gw berdiri di pojok lift. Terus masuk auntie2. Berdirinya koq mepet di depan gw banget...padahal masih ada ruang bolong tuh di bagian depan liftnya.

Makin lama makin mepet (gw berdirinya sampe tegak lurus begitu)...eh terus kurang ajar, bab* hutan, keb*, anj*ng...seenak jidatnya NYENDER ke gw! Woooiii itu bagian depan bolong gitu...bukan lift-nya kurang tempat!!
Masya ampun...itu bener2 nda deh...gw seumur2 sepadat2-nya lift (yg kali ini tidak padat!), selalu berusaha menghindari yang namanya bersentuhan dengan wanita (apalagi kesentuh boobs-nya..no..no..no).
Ini...dia nyender ke dada gw! Aduh gila romantisnya ya bow...kalo orang ngeliat kesannya kaya gw berondongnya kali..AARRGGHH!!!

Memang di Singapur sama kurang ajarnya kaya di Indo. Gw ogah pipis di toilet MRT Clementi and Chinatown (blacklist!). Oom2-nya pada "pipis" en ngintip terang2-an! Masa pipis badannya pake dicondongin ke belakang en terang2-an ngeliat ke arah "situ".

Di Indo kejadian dua kali gw.

Pertama naek busway. Ada cewe di depan gw..lumayan padat sih waktu itu. Eeeh masa pantatnya digesek2-in ke arah well.."under the stomach area". Awalnya sih punya pikiran positif..ooh padet kali ya..ga sengaja. Eeeeh tapi koq berulang2..pake gerakan memutar lagi. Lagian kalo cewenya normal nyadar donk..dia gesek ke bagian mananya cowo..minimal jaga jarak gitu..nah ini nda... Gw mundur..eh dia mundur en ngegesekin lagi.
B*biiiii!!!! Pas turun pake curi pandang segala lagi...iiih bener2 ngga deh!

Terus pernah sekali...pas pulang kerja dari Siemens. Gw naek bus pulang ke Tangerang. Kan perlu tuker ke angkot tuh. Nah pas naek angkot seperti biasa tas gw pangku di depan (kalo ditaroh di bawah rawan copet soalnya ga keliatan kan tuh). Nah satu cowo naek juga (dari bus Jkt-Tng yang sama) duduk di sebelah gw. Tasnya juga dia pangku di depan.
Angkot berjalan...gw mulai merasa ada tangan grepe2. "OMG..copet!!" pikir gw. Tapi karena dompet en hape gw taroh di tas..ya gw pikir sok aja.

Masalaaaahnya........tangannya koq ngga ke arah kantong seperti lazimnya (gw pernah kejadian dengan modus ini..pas SMA...cuman di kantong gw cuma ada dasi sekolah..ya gw cuekin aja). Dia grepe2 ke arah paha..en lama2 merambat ke arah inner paha pake gerakan membelai lagi.
Tiidaaaaaakkk!!! Curi2 pandang lagi!
Mau teriak susah...entar orang pikir ada apa sih copet bukan, mengancam nyawa juga bukan...mau turun lah ini udah malem (jam 9+) susah cari angkot lagi. Terus gak bisa geser..angkotnya fully loaded.
Gw cuma berharap tangannya jangan sampe ke bagian tengah paha...plis2..jangan.
Untungnya dia turun duluan..fiiiuh....

Susah kalo cowo begini mah. Mau teriak ntar dikirain apaan..(bencong kali yee). Huh gender!
Bingung gw menariknya gw apaan. Baju biasa, badan gitu2 aja, tampang NEEEERRDDD banget, celana kaga pernah seksi2 amat (gw keluar rumah selalu pake norma celana harus di bawah lutut).

Kenapa ya dengan manusia . Mau pegang ngomong aja deh...sini gw kasih pegang, mau liat juga ngomong..gw kasih liat. Susah betul hidup yang sudah sulit ini!

My Look Keep Deceiving Me

My Look Keep Deceiving Me

One look to rule them all.
- Charlie

I’m Sorry

It's cold here in the city
It always seems that way
And I've been thinking about you almost everyday
Thinking about the good times
Thinking about the rain
Thinking about how bad it feels alone again

I'm sorry for the way things are in China
I'm sorry things ain't what they used to be
But more than anything else
I'm sorry for myself
'Cause you're not here with me

Our friends all ask about you
I say you're doing fine
And I expect to hear from you almost anytime
But they all know I'm crying
And I can't sleep at night
They all know I'm dying down deep inside

I'm sorry for all the lies I told you
I'm sorry for the things I didn't say
But more than anything else
I'm sorry for myself
I can't believe you went away

[break]

I'm sorry if I took some things for granted
I'm sorry for the chains I put on you
But more than anything else
I'm sorry for myself
For living without you

It's cold here in the city
It always seems that way
And I've been thinking about you almost everyday

Filed under: Daily Life, Lirik, Song of the Day Tagged: Country, John Denver

Pilih mana?

Pilih mana cobaan fisik ato cobaan batin?

Sepertinya kalo saya boleh milih, sekarang saya ingin cobaan batin saja. Tapi jangan sampai berhubungan dengan uang.�

Menjadi Bangsa yang Beranjing

Congrats untuk film Hachiko: A Dog's Story. Walaupun tidak box office, walaupun adaptasi ulang, walaupun udah tau ceritanya, tetep aja pas nonton air mata tidak berhenti beleleran.
Heran..untuk film binatang rasanya hati ini lemah sekali.

Congrats juga buat setidaknya..at least...paling sedikit...ketika orang keluar gedung bioskop, mulai ada orang yang mulai bertanya kenapa anjing Akita dilarang di Singapura.

Beruntunglah orang Jepang punya anjing nasional seperti Hachi. Mau ceritanya dibajak ke manapun, mau yang maen orang apapun, tapi begitu melihat Hachi, kalo yang maen tetep anjing Akita, mau tidak mau semua orang akan tahu: "Ooh ini anjing Jepang".

Well, Hachi adalah breed Akita. Hanya sekilas melihat anjing ini sudah terasa nuansa Nippon-nya. Yang pertama matanya yg sipit, bulunya yg fluffy, pintar dan loyal. Mengingatkan dengan tentara Jepang yang demikian loyalnya sehingga mau terbang masuk cerobong asap kapal di Pearl Harbour. Breed2 Jepang lainnya (ex: Shiba inu) juga bermata sipit.

Sadar tidak sadar karakteristik anjing sangat mirip dengan karakteristik negara asal. Mungkin karena memang best buddy-an dengan manusia lokal, mengerjakan pekerjaan lokal, dan punya fisik yang beradaptasi dengan lingkungan lokal.
Contoh saja, AGJ (anjing gembala Jerman), yang paling sering dipakai di kepolisian. Terkenal dengan gabungan kepintaran dan kemampuan bekerja kerasnya (bukan anjing terpintar, bukan pula anjing terkuat, tapi diakui no, 1 di kombinasi keduanya). Tidak cakep2 amat..tapi karismanya..wuih! Bagi gw sih, entah bagaimana mengungkapkan dengan kata2: "Anjing ini Jerman banget!"

Sedih untuk mengakui, tapi Indonesia bukan negara anjing. Mungkin karena budaya yang menganggap anjing sebagai sesuatu yang hina, pengganggu, bahkan bahan makanan.
"Anjing" dipakai sebagai kata umpatan...bukan pujian, yang anehnya kadang kelakuan anjing berpuluh2 kali lipat lebih baik dari manusia-nya.
Sering anjing diracun, ditembak =(
Padahal kata Mahatma Gandhi:
“The greatness of a nation and its moral progress can be judged by the way its animals are treated”.

A glitter of hope: anjing Kintamani. Terima kasih kepada warga Bali yang baik kepada anjing, sedikitnya orang Indonesia bisa berbangga.
If one day, anjing ini diakui Federation Cynologique Internationale, orang pasti akan "Ini anjing cantik berasal dari mana sih??".

Dan mudah2-an: "Liat deh anjingnya pemberani, cerdas, dan setia, mirip dengan orang Indonesia kan?!"

Semoga Indonesia nantinya boleh punya anjing nasional!

Water Baloon Is Everlasting

Water Baloon Is Everlasting

Soak everything…

Orang Jepang tukang boong?

Lagi-lagi bahas tentang Jepang. Bagi yang udah bosen silakan lewat dan liat blog sebelah. Mungkin mereka membahas tentang orang angkasa luar.
Kemaren habis nonton acara tv yang membahas tentang karakteristik orang Jepang yang suka boong.

Betulkah?

Di mata orang asing orang Jepang dinilai suka berkata tidak jujur, penuh kepura-puraan dan akting. Bagi yang pengen merasakan hidup dalam dorama, cobalah datang dan nikmatilah hidup bersama aktor dan aktris berkaliber rt dan rw di sini. Dijamin kamu bakal berteriak "aku hidup di drama!!"

Di acara tv itu mereka ngundang orang-orang asing yang ada di Jepang buat menyelenggarakan 嘘サミット lie summit! Di situ orang asing menyatakan contoh-contoh kebohongan orang Jepang. Dan 3 orang pakar bakal membahas dan meluruskan pernyataan mereka.

Berikut contoh kebohongan mereka:
Ketika orang asing mengucapkan kalimat sapaan seperti "selamat siang", atau "terima kasih" dalam bahasa Jepang, orang Jepang pasti akan berkomentar "wah pandai sekali bahasa Jepangnya〜"

Saya sering sekali mendengar komentar seperti itu ketika cuma berkata2 sedikit dalam bahasa Jepang. Menurut mereka, pujian dari mereka adalah budaya. Artinya mereka mengapresiasi usaha kita dalam belajar.

Sumber : http://www.tv-tokyo.co.jp/mikata/backnumber/100219.html 

Thank You For The Reassurance

Thank You For The Reassurance

Maybe the disaster is not real anyway.

Facebook Is Not A Distraction

Facebook Is Not A Distraction

And in the night, i killed Mafia, threw a sheep to my friends, and played Bowling with my buddies

Jangan Hanya Jadi Pegawai Wahai Mahasiswaku

Saya melihat mahasiswa saya di UPI memiliki sebuah kelemahan yang bagi saya perlu diperbaiki. Mereka lebih cenderung tidak percaya diri (beda sama anak ITB yang seringnya overconfident :D ) dan ketika ditanya, kamu akan kemana setelah lulus, jawabannya sangat klasik, “jadi guru TIK”, “jadi PNS”, atau “Belum tahu Bu”.  Saya melihat sebenarnya jika mereka mau, mereka bisa jadi lebih dari anak-anak ITB yang notabene sosialnya sangat kurang (anak-anak ITB cenderung individu, kayak saya ini :D ). Menurut saya kesuksesan tidak hanya dari karena sudah dianugrahi otak pinter (kayak anak-anak ITB), karena di dalam agama saya, orang yang akan diubah nasibnya adalah orang yang mau berusaha, bukan orang pinter kan? :D .

Saya sering menguatkan motivasi mereka di kuliah (bergaya Mario Teguh :D ). Saya ingin anak-anak UPI bisa keren, khususnya Ilkom. Ketika saya sedang mengajar, saya merasa sedang tidak bekerja, tapi sedang aktualisasi diri. Saya sering mengatakan kepada mereka, jangan hanya berpikir untuk jadi pegawai, jadi pegawai hanyalah suatu jalan dimana kita dapat lebih bermanfaat bagi orang lain di hidup kita yang sekali ini. Saya tahu sebenarnya mereka bisa jika mereka mau. Jadi teman-teman mahasiswaku, terus berusaha yang terbaik, teruslah bercita-cita dan berusaha mewujudkan cita-cita itu, dan satu lagi, jangan minder atau tidak percaya diri, karena orang sukses adalah orang yang mau berusaha dan berani mengambil resiko. Be Brave  agar Tuhan dapat mempertimbangkan kalau Anda layak dapat bintang :D .


Meet My Puppeteer and My Girlfriend

Meet My Puppeteer and My Girlfriend

Relationship with string attached ….

Twitter di Jepang

Kata-kata yang sering dipake orang Jepang saat nulis di Twitter adalah
"now". Dalam hiragana ditulis なう. Entah seperti latah ato
gimana selalu diakhir kalimat selalu diakhiri dengan now.

"lagi makan di restoran now"
"lagi mandi now"

Begitulah bagaimana orang-orang Jepang update Twitter dengan gadget-
gadget mobilenya.

Dan di musim dingin seperti sekarang ini semua orang sering menulis
"dingiiiiinnnnn!"

Wait for Sleep

Lagunya siapa hayo?

    Standing by the window
    Eyes upon the moon
    Hoping that the memory will leave her spirit soon
    She shuts the doors and lights
    And lays her body on the bed
    Where images and words are running deep
    She has too much pride to pull the sheets above her head
    So quietly she lays and waits for sleep

    She stares at the ceiling
    And tries not to think
    And pictures the chain
    She’s been trying to link again
    But the feeling is gone

    And water can’t cover her memory
    And ashes can’t answer her pain
    God give me the power to take breath from a breeze
    And call life from a cold metal frame

    In with the ashes
    Or up with the smoke from the fire
    With wings up in heaven
    Or here, lying in bed
    Palm of her hand to my head
    Now and forever curled in my heart
    And the heart of the world

Filed under: Daily Life, Lirik, Song of the Day Tagged: Dream Theater, Images and Words

The Little Fish And The Sea

The Little Fish And The Sea

Maybe you already have all the answer, little fish.

Olah raga kepeleset



Salah satu event yang paling ditunggu di musim dingin. Minggu kemaren sok-sok kepeleset sambil olah raga. Snowboard. Badan rasanya sakit semua. Ini kedua kalinya ikutan olah raga semacam ini, tapi tiada hasil sama sekali.

Sepertinya memang bukan olah raga buat saya.

Saya Bukan Orang Bodoh

Sering karena saya diam dan malas ribut, banyak orang merasa bisa memanfaatkan saya. Sebenarnya saya bukan orang bodoh, saya lulusan Informatika ITB S1 dan S2 dengan IPK 3 lebih (perlukah saya sebutkan ini? :D ). Seharusnya mereka semua tahu saya bukan orang bodoh. Saya hanya tidak suka ribut itu saja. Dan satu lagi, saya punya idealis berbeda dengan mereka semua yang menganggap saya bisa dimanfaatkan, karena saya tidak mau menjadi seperti mereka. Saya ingin menjadi orang yang lebih dari mereka dimata Tuhan dan orang-orang yang mengenal saya dengan baik :) .


Pengen Jadi Juragan Kambing

Suatu hari nanti kami ingin menjadi Juragan Kambing. Saat ini impian itu kami wujudkan dengan menitipkan beberapa ekor kambing ke salah satu Satpam di perumaahan yang kami tinggali dengan sistem bagi anak kambing setiap kali kambing melahirkan anaknya. Semoga kami menjadi juragan kambing suatu hari nanti, Amin

Membantu Proses Pengawinan Kambing

Ayo Bergaya, Masuk WordPress lho

Foto Bersama Rekan Kerja

Foto Bersama Si Jalu


It Comes With Different Colors

It Comes With Different Colors

Thank you, steve jobs.

Teru teru bozu

Hujan yang hampir tiap hari membuat saya merindukan sinar mentari. Apa pasal, padahal di kampung saya (LAmongan sana), si hujan masih ditunggu-tunggu kedatangannya? Perkaranya sepele sebenarnya: cucian saya tak kunjung kering plus ketika humidity+suhu mencapai level tertentu hidung saya mampet. D’oh! Lama-lama nanti saya tergoda ikut-ikutan bikin teru-teru bozu sebagai jimat pengusir hujan, kemudian ikut-ikutan menyanyikan lagu di bawah ini. Hmm, I hope not!

Jepang:
てるてるぼうず、てるぼうず
明日天気にしておくれ
いつかの夢の空のように
晴れたら金の鈴あげよ
Romawi:
Teru-teru-bōzu, teru bōzu
Ashita tenki ni shite o-kure
Itsuka no yume no sora no yō ni
Haretara kin no suzu ageyo
Artinya:
Teru-teru-bozu, teru bozu
Do make tomorrow a sunny day
Like the sky in a dream sometime
If it’s sunny I’ll give you a golden bell
 
てるてるぼうず、てるぼうず
明日天気にしておくれ
私の願いを聞いたなら
甘いお酒をたんと飲ましょ
Teru-teru-bōzu, teru bōzu
Ashita tenki ni shite o-kure
Watashi no negai wo kiita nara
Amai o-sake wo tanto nomasho
Teru-teru-bozu, teru bozu
Do make tomorrow a sunny day
If you make my wish come true
We’ll drink lots of sweet rice wine
 
てるてるぼうず、てるぼうず
明日天気にしておくれ
もしも曇って泣いてたら
そなたの首をちょんと切るぞ
Teru-teru-bōzu, teru bōzu
Ashita tenki ni shite o-kure
Moshi mo kumotte naitetara
Sonata no kubi wo chon to kiru zo
Teru-teru-bozu, teru bozu
Do make tomorrow a sunny day
But if it’s cloudy and you are crying (i.e. it’s raining)
Then I shall snip your head off

 

Inilah tampang jimat pengusir hujan itu (hasil modifikasi):
Tampang lain


Filed under: Daily Life, Inu (犬), Neko (猫) Tagged: Japan

It’s The Missing Step In Men’s Evolution

It’s The Missing Step In Men’s Evolution

Emma : Well, missing steps actually.

Novel Kabar Burung

February 2010

Tidak terasa sudah bulan kedua. Sesaat teringat masa-masa itu. Waktu menikmati gema dan gempita jiwa belia. Sesaat bersama dan sekejap terhubung jauhnya benua. Masihkah terbuka ruas yang terhimpit cita?

Hanya suatu masa di februari.

------

Sepertinya sudah cukup deh mengarangnya. Kata-katanya benar tidak bermakna. Cuman ingin ikut menulis novel lewat blog ato semacamnya.
Beberapa hari yang lalu sempet ngeliat di toko buku ada kumpulan novel yang ditulis dalam twitter. Jadinya kalimat-kalimat nya terbatas. Cari deh twitnovel.

Di Indonesia sudah adakah novel dalam twitter semacam ini?

I Am Beautiful No Matter What They Say

I Am Beautiful No Matter What They Say

Happy Palindromik Day!!!

01022010

Coretan tanpa Warna

Dalam dua hari tanpa disadari menulis blog yang polos tanpa ada gambar! Dan benar-benar tidak ada hyperlink sama sekali. Menulis blog yang polos sepertinya sulit karena hanya mengandalkan kata-kata. Saya yang cuman bisa coret-coret sepertinya tidak akan bisa jadi penulis novel.

Ditulisan sebelumnya saya berkisah tentang nasib buruk nan sengsaranya saya sebagai Midun. Dan hari ini ternyata cerita masih sesuai skenario. Hari yang nikmat.

Selain dapat tiket gratis nonton pertandingan rugby bareng temen-temen titech,hari ini saya menyadari kalau saya tidak akan bisa jadi pemain rugby. Gila, mainnya keroyokan ah.

Ternyata anak-anak titech rame juga. Rasanya kayak ngumpul alumni sesama almamater. Sudah sekian lama tidak ketemu temen yang kocak. Dan seperti biasa, ketemu secara tidak sengaja sama temen-temen blogger.

Hari ini juga masalah sama atasan terselesaikan. Dan sayaterbukti benar.

Melihat hari kemaren, hari ini memang seperti habis gelap terbitlah terang.

Hari terburuk dalam sejarah

Pernahkah mengalami kejadian-kejadian buruk yang bertubi-tubi? Saya tidak akan menyebut kata sial di sini. Karena saya paling benci dengan kata sial.

Beberapa hari ini banyak kejadian-kejadian buruk menimpa saya. Apa saya kena karma?

Di tempat kerja sempat dimarahin atasan gara-gara cuman salah paham. Trus begitu sampai rumah kelupaan ambil uang di atm, padahal harus charge air panas. Alhasil mandi pake air dingin. Hampir saja mati beku.

Kemarin harus ke kantor imigrasi dan antriannya sumpah panjang banget. Harus menunggu selama tiga jam. Habis satu hari cuman buat antri.

Dan hari ini mendengar sidang kelulusan adik-adik kelas. Tak tahunya kebagian tugas merekam. Padahal tidak tau cara mengoperasikan kamera. Jadinya kelabakan. Trus siang harinya keceplosan ngomong yang kasar ke temen. Dan sempet bikin suasana jadi tidak nyaman. Sungguh suatu tragedi makan siang.

Dan hari ini begitu pulang dan charge air panas, uangnya ditolak. Kya~ Eh begitu masuk kamar ternyata ada orang yang salah charge. Besok harus lapor ke bapak kos. Repot!

Belum lagi kaki sakit banget gara-gara sepatu baru.

Apakah besok akan ada kejadian menarik? Atau bakal terlimpahi oleh kejadian buruk.No~

Ketika Cinta

Adalah seorang sahabat yang sedang membuka hatinya. Tidak biasa ingin berbagi cerita kepada saya.

Sebelumnya dia adalah seorang yang tertutup hatinya. Hanya bicara seperlunya. Ketika saya bicara pun dia cuman diam dan mendengarkan. Tapi benar-benar tatapan matanya mengerikan. Tak heran dia jarang punya teman.

Ketika kita bertemu pertama kalinya pun saya dengan berani-beraninya membangunkan singa yang tertidur. Tapi ternyata tidak seseram seperti yang terlihat. Kesan pertama adalah dia adalah karakter pendiam yang ingin terlihat cool. Layaknya pemuda negeri sakura kebanyakan.

Lama tak bertemu dengan sahabat saya yang cool ini. Kita bertemu dan menceritakan keseharian masing-masing. Saya cuman cerita kisah melewati malam natal bersama influensa dan cukup "puas" dengan liburan musim dingin kali ini.

Tapi hari ini dia begitu berbeda. Ceria. Banyak bercerita dan banyak bercanda. Kenapa begitu berubah dari yang pendiam menjadi suka bicara.

Sesaat kemudian saya tersadar, sebuah cincin silver tersemat dijari manisnya.

Filter Your Boss’ Order

Filter Your Boss’ Order

Like A Zombie

Minggu kemarin HP-ku ilang dicopet di Angkot (Angkutan Kota). HP-nya sih “jebot” udah HP yang kubeli 5 tahun lalu, tombolnya udah sering gak fungsi, batre harus “dicas” di luar HP, jadi harus dikeluarin biar bisa “dicas” dengan universal charger. Dompetku ternyata juga ikut diambil. Tapi sebenarnya dari semua itu mungkin kehilangan yang kuderita tidak terlalu besar (HP paling dah gak bisa dijual, uang di dompet juga skitar 50.000-an, receh buat naik Angkot), hanya saja yang berharga bagiku adalah phonebook yang kusimpan selama 5 tahun. Setelah itu aku berpikir, apa ya yang aku salah, kok sampai “digetok” sama Tuhan. Ternyata kami lupa memberikan zakat mal bulan januari ini yang 2,5% nya ya sekitar seharga HP dan uang yang hilang.

Waktu itu aku naik angkot yang agak penuh dengan Ibu-ibu dan ada beberapa yang menggendong anak. Lalu tiba-tiba semuanya pada turun (kukira setelah mereka berhasil mengambil HP dan dompet dari tasku yang kugendong di punggung). Lalu ada 1 wanita yang membayar ke sopir, sopir angkot marah-marah karena uangnya ternyata kurang. Tapi si ibu yang membayar ini nyelonong aja. Aku ingat wajahnya.

Seperti misal ada tetangga yang maksud hati mengasihani tukang jual bunga keliling. Ibu ini meminta bantuan tukang bunga untuk sekaligus menanam bunga-bunga yang dibeli di tamannya tanpa menanyakan harga (dia pikir, lebih-lebih dikit gak papalah, amal). Tapi betapa kagetnya dia ketika selesai menanam tukang bunganya menarik bayaran sebesar 900 ribu. Karena bunga sudah terlanjur ditanam, akhirnya ibu itu membayar juga.

Banyak orang-orang sekarang yang tidak bisa membedakan dikasihani atau tidak, dari raut mukanya banyak yang sudah menjadi seperti zombie. Seperti tidak punya hati. Seperti sudah tidak menganggap hal-hal seperti itu dosa. Tekanan hidup membuat mereka menjadi zombie. Termasuk para koruptor di negeri ini. Kadang aku sering bingung siapa yang harus dikasihani dan dipercaya karena susah sekali mempercayai orang-orang sekarang.


Kucing Jalan-Jalan

Ikut memeriahkan hiruk pikuk life style traveling nya manusia, seekor kucing pun akhirnya memutuskan untuk jalan-jalan. Wow. Tidak usah kawatir. Saya sedang tidak menulis fabel, dongeng ato ikut2an gegap gempita film Alice in Wonderland.  Cuman mau share saja tentang seekor kucing di Jepang yang menjadi ikon sebuah majalah wisata. Perkenalkan "Nyaran".
Sang kucing ini jadi maskot sebuah majalah dan portal wisata "Jalan" yang diterbitkan oleh perusahaan bernama Recruit. Sekali lagi tidak perlu kaget ato terbengong-bengong. Justru inilah inti bahasan saya kali ini.


Nyaran sedang jalan-jalan di musim panas

Adalah www.jalan.net, sebuah portal wisata di Jepang yang selalu santer dengan iklan kucing lagi jalan-jalan ini. Nama yang unik untuk sebuah portal dan majalah Jepang. Yup. Namanya diambil dari Bahasa Indonesia!

Anda pasti tau arti Jalan dan Jalan-jalan. Ayo angkat tangan...Tepat sekali. Orang Jepang dengan sigap mengambil bahasa Indonesia sebagai nama portal perjalanan wisata mereka di dalam negeri. Apa-apaan ini? Sebegitu catchy nya kah bahasa Indonesia sampai2 mereka asal comot aja kata "Jalan" ini? Sepertinya mereka sudah bosan dengan nama suzuki, honda, toyota, sukiyaki dll dll.

Ato sebenernya yang punya perusahaan adalah orang Indonesia. (Hanya Tuhan yang tau... alias saya ndak nemu alasannya di Wiki :D). Dan sepertinya kata jalan-jalan tidak asing lagi bagi dalam dunia traveling di Jepang.

Dan banyak sekali sequel dari Majalah Wisata Jalan ini. Berdasarkan situs ini , ada Active Jalan, Relax Jalan, Toukai Jalan, Kansai Jalan, dan jalan-jalan yang lain.


Logo Jalan (tertulis Jaran dalam hiragana)

Sayang nya orang Jepang kepeleset saat ngomong Jalan. Disesuaikan dengan lidah mereka, kata jalan ditulis "jaran" dan dibaca "jalang". Dan tiga kata ini dalam bahasa Indonesia punya arti yang berbeda-beda :).

Mo denger dan liat iklan Jalan ini di Youtube. Silakan ketik dengan keyword "じゃらん" ato Jalan ato nyaran dalam hiragana "にゃらん". Dijamin pasti banyak iklannya. Dan coba dengarkan saat mereka menyanyikan "lalan-jalan" pasti akan terdengar "lalang-jalang".


versi business trip



versi jalan-jalan ke pantai di musim panas

Sumber dari www.jalan.net, iklan di TV dan wikipedia.
じゃらん and all related properties are copy right of RECRUIT.

Everything Needs Coffee

Everything Needs Coffee

It’s our favorite water dispenser for 2010.

Sportio Water Beat

Ganti hape! (Perlu pengumuman yak?) Setelah 2.5 tahun memakai hape dari pabrik pompa air Sanyo, sekarang menggunakan hape dari pabrik TV Sharp. Sportio Water Beat (nama yang aneh). Model summer taun lalu. Tampak sudah out of date dan tidak terpampang lagi di toko-toko :)



Wajah baru. Warna baru. dan Touch!
Hape kecil ini dikhususkan bagi orang-orang yang aktif berolah raga. Sampai-sampai dibuat anti air (ato anti keringat ya...). Lumayan kecil jadi pas dikantongin di saku celana, celana tidak jadi ketat.

Yang aku suka dari hape ini adalah ada sensor untuk menghitung jumlah langkah! Seperti accelerometer nya iPhone ato Ipod Touch, hape sportio ini menghitung jumlah langkah dan intensitas langkah dari pembawanya. Kebetulan sekali aku lagi pengen menambah metabolisme dan aktivitas. Intinya sih pengen diet. Dan kemana-mana dengan mengantongi hape ini aku bisa tau seberapa aktif kegiatanku setiap hari.




Di gambar itu contoh nya kemaren melangkah sebanyak 13 ribu langkah lebih. Dan akhir-akhir ini akhirnya jadi sering menambah langkah biar tambah fit. Di hape ini juga bisa muncul perkiraan kalori yang terbuang dan lemak yang terbakar. Jadi rajin jalan dan rajin bakar lemak......

Dan satu lagi keunggulannya : bisa nonton TV... horeeee.....

Lengkap nya sih bisa diliat di sini.

Hari gini di Jepang ada arisan?

Yup. Ndak di Indonesia ndak di Jepang. Arisan yuuuk!



Ndak nyangka ternyata di Jepang ada juga budaya arisan. Tidak sengaja kemaren nonton salah satu acara jalan-jalannya Nippon Television (Nittele) WaraetteKoraete edisi 20 Januari 2010. Salah satu segmen nya adalah ダーツの旅 (darts travel). Intinya sih nentuin tujuan jalan-jalan pake darts. Sang presenter menentukan tujuan jalan-jalan dengan cara menembak peta Jepang dengan sebuah darts! Lumayan keren cara mereka menentukan tujuan jalan-jalan. Secara acak tujuan jalan-jalan bisa merata dari utara hingga ke selatan.




Nah, di edisi kemaren itu tujuan wisata nya adalah kota Kin (kinchou), Okinawa. Okinawa adalah prefektur paling selatan di Jepang. Prefektur yang hangat dan mirip daerah Asia Tenggara. Secara fisik orang-orang nya juga mirip dengan orang Asia Tenggara, berkulit agak gelap. Btw, saya pernah dikira orang Okinawa :D

Dan berbeda dengan orang Jepang mayoritas, orang Okinawa juga terkenal tidak menepati waktu :D. Mirip dah.

Di kota Kinchou itu, reporter acara WaraeteKoraete mewawancarai seorang ibu-ibu di toko. Dan ibu2 tadi mengenalkan budaya moai 模合(もあい). Tak lain tak bukan, Arisan bo! Si ibu tadi menjelaskan prinsip dan tata cara moai. Sama dengan arisan di Indonesia!

Si reporter yang orang Tokyo cuman terbengong-bengong dan melontarkan pertanyaan.

"Kenapa tiap bulan ngumpulin uang bareng teman arisan dan giliran dapetnya? Bukankah ditabung juga sama saja budhe????"

Si ibu orang Okinawa tadi cuman senyum2 dan sedikit mengiyakan. "O iya ya ......" "Tapi ndak bakalan punya teman kalo gitu neng...."

Baru si reporter mengerti bahwa arisan itu adalah salah satu cara orang Okinawa bersosialisasi.

-------

Kalo gitu persis! persis lah sama Indonesia.
Btw, di Indonesia masih suka arisan ndak ya Jeng??

Penjelasan keren dari Arisan.
Gambar poster Arisan! copy right dari Kalyana Shira Film
Gambar logo WaratteKoraete diambil dari www.ntv.co.jp/warakora

Kami Tidak Menghargai Orang dari Uangnya

Saya sering melihat orang-orang perumahan menghargai orang lain dari uanganya. Hanya karena orang kampung atau bukan orang perumahan, mereka sudah menganggap orang kampung rendah. Let me told ya, banyak dari orang kampung itu jauh lebih kaya dari orang perumahan karena mereka punya tanah yang harganya ratusan juta sampai miliar. Orang perumahan juga sering enggan bergaul dengan orang kampung. Terkesan apatis dan menganggap semuanya bisa dibayar.

Atau ada Ibu tetangga yang membanggakan anaknya dari segi uang, misal “uang muka anak saya sampai 70 juta lho”. Fiuh, maaf, tapi kami tidak menghargai orang dari uangnya, kami menghargai orang dari perbuatannya, tidak perduli orang kampung atau perumahan. Apa gunanya kaya uang jika miskin hati.


Kenapa Dibebankan ke Anak

Beberapa hari kemarin ada seorang teman yang telah melahirkan anak pertamanya. Disini ada hal yang kuamati dari orang-orang yang mengucapkan selamat pada temanku itu. Hampir semuanya mengucapkan doa semoga menjadi anak yang solehah.

Ada satu hal yang sangat ingin kubuktikan dalam hidupku. Bahwa anak soleh ataupun solehah sangat tergantung dari apakah orang tuanya amanah atau tidak dengan anaknya yang telah diberikan Tuhan.

Ketika seorang anak nakal, atau tidak dapat dikontrol, sering orang menyalahkan anak itu yang dianggap bahwa itu adalah sifat bawaan lahir. Anak dilahirkan dengan tidak berdosa. Anak tumbuh dari sebuah proses, dan sebuah proses tidak lepas dari siapa yang mendidiknya. Maka jika aku, aku akan mengucapkan, semoga orang tuanya amanah dengan anak yang diberikan. Karena seorang anak soleh atau solehah atau tidak tidak lepas dari orang tua yang amanah.

Jangan salahkan anakmu para orang tua, jika dia tumbuh tidak sesuai harapan orang tua, karena yang paling bersalah dengan itu adalah orang tuanya. Ingatlah orang tua, bahwa perhatian jauh lebih penting dibandingkan uang dan menuruti semua kemauan anak dengan barang yang bisa dibeli, karena amanah tidak bisa dinilai dengan uang dan tidak bisa dibeli.


The Plot Thickens

The Plot Thickens

Every Phone Should Have One

Every Phone Should Have One

It’s Sushi and Sashimi in 2010, guys.

To Change The Yesterday

Last Christmas holiday, I spent so much time catching up to watch movie that I had skipped along the way (since this God damn study force me to have no life at all!). One of the most anticipated movie to watch was Star Trek (2009).

Since I was a child, there are two series which became my favorites: Star Trek and Sea Quest DSV (Deep Sea Vessel). These series helped me since I always dream to be born not of this boring world. I've spent almost all night on my teenage years with Captain Picard (of USS Enterprise), Nathan Bridger (of Sea Quest), and Kathryn Janeway (of USS Voyager), which resulted in sleep beyond usual curfew.

My mom once said "Oh this TV series is so suitable to trick little kids". Which I found right now is correct.

For whatever reason, Star Trek 2009 failed to trick me. I've tried "to be tricked" but it just failed.
How come they are still doing the "back to yesterday" thing!

The story is Spock's vessel and Romulan ship fell into a blackhole and suddenly transported back to the past, which later on the Romulan ship destroyed USS Kelvin and Vulcan homeworld.

For current physic world, and for understandable logic and reason, travelling back to the past is considered much more complicated than travelling to the future (which can be achieved by make use of time dilatation a.k.a travelling with the speed of light).

Stephen Hawking (one of the most famous great thinker still living today) once quoted "the best evidence we have that time travel is not possible, and never will be, is that we have not been invaded by hordes of tourists from the future."

Another conjecture is you can only travel back in time only until the time when you created the time travel device. Suppose that you can open a portal to the future (say 3 minutes later). And 3 minutes in the future you throw an apple to it. The apple should come out at the moment you opened the portal. It can't go to the time beforehand, because the portal will have not been created!

Then how come Spock and Romulan ship transported back until the time when even the red matter have not been created? If you say the blackhole distort the fabric of space and time so enormously that it spans over time, then when Romulan ship created blackhole in the center of Vulcan homeworld, rather than only destroying the present Vulcan homeworld, it will also destroy the "past version" of Vulcan homeworld, and vice versa the "future version" of it. The how come Vulcan race is still exist?

The other physic fiascos are explained here:
http://blogs.discovermagazine.com/badastronomy/2009/05/08/ba-review-star-trek/

Nevertheless I'm still a fans of Star Trek! This is a show that boldy dare to go where no man has gone before.

Banyak Pengkhianatan di Dunia Ini

Mungkin ada beberapa dari kita yang merasa dibohongi orang yang kita anggap teman, saudara, keluarga, rekan kerja, dkk. Tapi jangan menganggap itu sebuah sakit hati yang membuat kita apatis dengan lingkungan. Anggap saja Tuhan sedang memberi kita pelajaran hidup agar kita dapat memilih, melihat, memahami siapa yang teman dan siapa pengkhianat yang tidak bisa dipercaya. Orang baik akan tetap ada walau mungkin jumlahnya sedikit. Banyak pengkhianat di dunia ini yang mencari amannya sendiri. (Berdasarkan cerita-cerita sejarah yang sering dibaca dan ditonton, dan pengalaman pribadi)