Archive for the ‘Blog’ Category
All I Can Do
When you’re on your own
When you’re at the fork in the road
You don’t know which way to go
There’s too many signs and arrowsYou haven’t left in a while
When you can’t even fake a smile
When you feel ashamed
The uniform don’t make you brave[Chorus:]
All I can do is love you to pieces
Give you a shoulder to cry when you need it
When the day is long
And then night is coming down on you
All I can do
All I can do
All I can doWhen you forget your name
The pleasure can’t disguise your pain
You don’t feel the same
I won’t forget the love you made[Chorus]
What a lovely day to shape your dreams
And you don’t even have to sleep
You can make it what you want to be
You can fly away
You can change your name
Have a happy faith
If you’ll be so real
Oh[Chorus]
It’s all that I can do
Filed under: Daily Life, Lirik, Song of the Day Tagged: Chantal Kreviazuk, Ghost Stories
Hari gene masih perawan??
Kalo masih belum juga..WHAAATT!!!
Ada yg ga beres sama cewenya... entah cewenya geek abis, atau gak laku, atau over fanatik, aduh pastinya susyah deh.
Pas SMA, pernah reunian dengan temen2 baik SMP. Semuanya geng cowo. Dan kita pernah membahas masalah atau ga sih keperawan itu.
Ada teman yang keukeuh sekali ttg pentingnya keperawanan itu.
Gw sih waktu itu bilang ngga penting, argumennya adalah:
- Gw kaga suka seks darah2-an. Gile kali yaa.... ngebayanginnya aja eneg (itu berdarah terus masih disodok2 begitu..aaah tidaaak). Kalo emang suka ya maen aja pada saat cewenya mens. Gw sih lewat dah fetish soal darah (terserah dah orang Jepang mau bikin film fetish soal darah)...kalo maen pipis masih seksi :P.
- Emang cowo juga masih perawan?? Well kalo diitung dengan tangan kanan, gw udah ga perawan koq dari kelas 3 SD (waktu itu bahkan masih belum keluar apa2 lho...). En gw yakin dengan statistik yang bilang 95+% lebih cowo pernah onani..it's normal gitu lho..
- Yg namanya perasaan "Aduh senengnya cewe gw masih suci, dll" itu mah lewat aja. Dijamin yg namanya perasaan kaga bakal tahan lama. Yg namanya buka segel itu cuma sekali tho...kaga bisa diulang tiap hari. 10-20 taon juga lupa...jadi kakek nenek juga kerjanya ribut mlulu.
Untungnya lulus kuliah gw kembali ke peradaban modern yang normal .. fiuh... Welcome Starbucks! Die you all hypocrite students (especially for anak2 K*.. kalo inget gimana dulu..wew.. gw masih ga seneng sampe sekarang)! Aurat aurat orang ngapain lu urusin! Kalo ga mau liat..ya colok aja mata lu sendiri. Masa berenang mau tutup aurat..heleh2...
En sekarang?? Gw ga pernah ngaku perawan koq. I'm not a virgin..period (have i done the hardcore?? Ehm..details are still a secret =P). Dan gw juga ga expect pasangan gw untuk perawan koq. Fair and square. Malah kalo serius gw lebih ke arah "test drive sebelum membeli". Pastinya doong.... beli alat elektronik yang dipake 1-2 taon aja sekarang gitu, masa ini yang katanya dipake sampe akhir hayat ga begitu.
En untungnya gw really really not into someone yg baik2 ... so boring ("Saya hobinya berdoa... saat teduh".. matek..:hammer:). Tapi gw juga males dengan orang yg otaknya di dengkul. Yah era milenium gini setidaknya diferensial bisa dong! Susah sih nyarinya..makanya gw single terus (tapi bukan berarti sexually inactive =P).
Well at the end, pentingnya keperawanan itu masalah selera koq.
Yg ngomong begini (sumber)
"Seorang wartawan Amerika Latin berkata, “Saya tidak menduga remaja Indonesia begitu bebas, melebihi negara kami…..’"
Aduh Bapak ini kamp*ng betul... ini Asia gitu loh.. The next economic center of the world. Bahkan the freest economy dipegang oleh Hongkong! Bukan Eropa atau Amerika! Masa mau dibandingin sama Amerika Latin.. ya jauh toh yoo...
Udah lewat masa2 Asia itu konservatif, menutup diri...Sekarang Asia embraces the world. Flow of information, money, people dari seluruh dunia mengalir ke Asia, bukan Amerika Latin!
En Indonesia..mau tidak mau... harus melangkah maju juga, bersama efek2 sampingnya :D. Gw pribadi malah bersyukur Indonesia bisa maju dengan segala kebebasannya. Memang perlu diakui ada beberapa oknum masyarakat yang masih norak (mungkin termasuk Bapak.. ngapain sih sirik betul, coba bandingin deh ke Thailand sono..). Semoga bisa teratasi dengan meningkatnya mutu pendidikan.
'Nuff said, t's not apple to apple comparison!
Sedihnya Jadi Dosen
Pernah saya menulis indahnya jadi dosen, sekarang gilirannya saya menulis sedihnya jadi dosen
. Hal tersedih yang harus dilakukan seorang dosen adalah tidak meluluskan mahasiswanya karena nilai mahasiswa tidak mencukupi untuk lulus.
Banyak sekali masalah yang dialami mahasiswa sehingga beberapa dari mereka memilih menyerah terhadap mata kuliah dan memilih mengulang. Sebagai dosen saya merasa punya tanggung jawab besar terhadap Tuhan, orang tua mahasiswa, dan mahasiswa itu sendiri. Saya tidak akan meluluskan seorang mahasiswa yang memang tidak mampu atau belum mampu atau layak untuk lulus pada mata kuliah yang saya ajar. Karena jika saya meluluskan yang belum layak, maka bagaimana tanggung jawab saya, saya tidak berani mempertanggungjawabkan itu. Maka kalau memang mahasiswa belum layak lulus, saya tidak akan meluluskannya.
Paradigma beratnya menjadi dosen yang sering tidak dipahami banyak dosen yang merasa mengajar adalah profesi adalah dosa jariyah seorang dosen. Jika seorang dosen salah mengajarkan sesuatu ke mahasiswa atau meluluskan mahasiswa yang belum mampu, lalu misal saja 5 orang mahasiswa kita itu jadi dosen lagi, lalu dia mengajarkan yang salah lagi ke mahasiswanya dan seterusnya, maka alhasil akan jadi dosa jariyah kan?
Saya seorang dosen yang lebih banyak mengajar pemrograman yang notabene dianggap momok bagi mahasiswa-mahasiswa di bidang komputer. Dan bagi saya memang tidak mudah mengajar pemrograman, sering juga putus asa karena susah sekali memberi pengertian kepada mahasiswa bahwa mereka harus rajin latihan untuk bisa menguasai pemrograman. Tapi tetap saja sering mereka malas latihan, bahkan tidak jarang saya mengajak mereka “ayo ke lab saya, belajar privat dengan saya”, tapi tetap saja.
Saya menempatkan diri sebagai dosen yang berusaha menjadi teman mahasiswa. Tapi ternyata hal ini sering juga membuat saya susah gara-gara mereka mungkin terlalu menganggap saya teman, misalnya sms lebih dari jam 9 malam, atau bahkan memohon-mohon untuk diluluskan padahal dirinya tidak ikut UAS, atau ada yang nyuruh-nyuruh saya untuk mengirimkan soal perbaikan ujian gara-gara ketua kelasnya masih di luar kota (soal perbaikan saya kirim ke ketua kelas). Kadang sebagai dosen saya juga jengkel dengan tingkah laku yang seringnya kurang beretika. Tapi mau bagaimana lagi itulah mahasiswa. Kadang saya juga menegur jika saya sudah sangat terganggu. Belum lagi budaya mencontek tugas (sudah diberi kesempatan tugas perbaikan, mengumpulkan pekerjaan yang sama dengan beda nama), saya sangat tidak menolelir mencontek dengan alasan apapun. Sudah banyak koruptor di negara ini, saya tidak mau menambah lagi orang yang menghalalkan segala cara.
Saya selalu mengatakan pada mahasiswa saya, “Hidup adalah pilihan”, jika memilih untuk tidak menjadi lulus dengan kurang latihan dan belajar maka jangan memohon-mohon pada saya untuk diluluskan dengan alasan apapun, karena saya tidak akan meluluskan.
Jadi mahasiswaku jika kalian merasa saya sakiti, saya meminta maaf, karena saya tidak pernah dengan sengaja melakukannya, semua demi kebaikan dan tanggung jawab saya terhadap Tuhan. Semoga kalian mengerti. Amin.
Lesbian….
Once in a lifetime I fancy (still actually) Portia de Rossi as Nelle Porter in Ally McBeal TV show. Oh my gosh...a smile like sunshine, blonde hair but smart, and an attitude like a real bitch.
Geeezz...that one hell of a woman. I always dream....that someday I would find a girl like her. Nice smile is always my weak spot. The bitchy attitude and the sharp tounge? It would like a perfect cherry on top of a blackforest cake.
Bbbuuuttt...later on she openly declared herself as a lesbian and now married with Ellen deGeneres?!?!?!
Aaarrgh... that really broke my heart. At least now I can understand my high school friend's feeling when she discovered that Mark Feehily is gay.
As a child, I knew a couple of lesbians. They opened an electrical shop in the outskirt of the city, whereas my pop opened an electrical shop in the middle of the city. They used to come, bought a few things, chatted, and learned the tricks of trade from my father.
Later on they introduced Tupperware to my mom.
At that time, as a kid, I always thought that they were husband and wife. I meant the "male" was wearing trousers, having short hair cut, and smoking.
As I grew older, I realized that "something" was wrong, and I asked my mom: "Are they husband and wife?". Hearing the answer from my mom, my mind went WOOOT!! How come?!? But at the same time I couldn't deny it, the thought: "Hmm.... interesting."
Suddenly the world is not black and white! I realized that you may not have a single path in your life: getting married, having children, and die in an agonizing old age!
You can really choose!
In Singapore I used to work part time job. And at my workplace, one of the female employee is also in lesbian relationship. This make the second lesbian couple that I've known personally. And what I envy from them: they did kiss in public! Aaaw...so sweet.
So much I don't know about their copulation process, but I kind of glad that this "weird" thing do happen. I really do agree that all this "abnormality" make life more colorful.
And as usual, I envy people who have made their choice for life.
QoD
Pernahkah Anda mendengar quote ini:
Afsus salaama, wa silul arhaama, wa shalluu billaili wan naasu niyaamun, satadkhulul jannata bisalaamin
Tebarkan salam, sambungkan silaturrahim, dan shalat malamlah di kala manusia sedang tidur, niscaya Kamu masuk surga dengan selamat.
Well, saya mendengar kembali quote ini di Jumatan tadi. Lama juga tidak mendengar quote ini. Memang ada ya manusia yang masuk surga dengan tidak selamat?
Filed under: Daily Life, Jumatan, Quotation of the Day Tagged: Salam
Lihatlah Anakmu, Monster Itu Diciptakan Bukan Dilahirkan
Orang sering tidak menyadari bahwa anak adalah cerminan dari orang tuanya. Ketika anak menjadi seorang “monster” itu lebih dipengaruhi oleh pendidikan orang tuanya. Sering dibilang “Bapak cari uang susah-susah buat kamu, ini balasan kamu”. Ada hal yang dilupakan, bahwa anak tidak hanya butuh uang, tapi anak juga butuh perhatian dan kasih sayang.
Sekarang jika kita ingat, seorang anak yang lahir tidak tahu apa-apa, lalu tiba-tiba ketika menjadi besar dia menjadi sesuatu yang telah membentuknya bertahun-tahun dan bukan hanya dari hari kemarin saja. Seperti halnya yang saya alami, anak saya mulai merasa tidak aman jika hanya berada di rumah bersama saya tanpa ada Bapaknya. Saya jadi berpikir kenapa ya? Akhirnya saya mengambil kesimpulan, saya mendidik anak saya dengan sering mengatakan “jangan ini”, “jangan itu”, “jangan begitu” dengan nada yang agak keras. Akhirnya anak saya merasa tidak aman melakukan apa yang dia inginkan, disini saya merasa cara saya salah. Akhirnya sekarang saya mengubah cara mendidik pada anak saya dengan mengajaknya berbicara bila memang tidak boleh. Setidaknya dia berusaha mengerti dengan pengertian anak usia 3 tahun
.
Kita mungkin bisa melihat bagaimana perilaku orang tuanya jika menemukan seorang anak yang menjadi monster, misalnya seorang anak yang suka menyebut “Bapak gue pejabat, tahu gak loe”, atau ada anak yang ketrima bekerja karena babenya pejabat. Anak-anak seperti ini dididik dengan tidak memiliki jati diri, sehingga dia perlu bertameng pada orang lain untuk dihargai yaitu Bapaknya, bagi saya hal ini menyedihkan. Jika kita melihat anak yang soleh atau solehah kebanyakan dia dibesarkan oleh orang tua yang soleh dan solehah (dari segi cara mendapatkan uang dan pendidikan keluarga), jika kita melihat anak yang salah asuhan, maka kebanyakan mereka dibesarkan oleh orang tua yang salah asuhan (menghalalkan segala cara mendapatkan uang dan jabatan, tidak menganggap kasih sayang keluarga penting).
Lihatlah anakmu, itulah hasil cerminan bagaimana cara kita hidup di dunia, jangan sampai kita baru menyesal ketika anak kita telah menjadi monster.
Mau bersih? Anggap saja taun depan ada olimpiade.
Tokyo, kota superbersih 16 tahun yang lalu juga kotor. Sampah ada di mana-mana. Sampah juga jadi masalah besar.Hingga diputuskan diselenggarakan olimpiade di Tokyo, orang Jepang merasa malu kalau banyak orang asing berdatangan dan kotanya kotor.
Akhirnya digalakkan kampanye dilarang membuang sampah sembarangan.
Sepertinya kampanye ini juga sudah pernah digalakkan di Indonesia.
Berdasarkan penelitian orang membuang sampah sembarangan disebabkan keadaan yang awaknya memang kotor. Seorang peneliti dengan sengaja meletakkan sampah-sampah di taman yang awalnya bersih. Beberapa menit kemudian, orang-orang yang lewat jadi seenaknya membuang sampah di taman itu. Mereka beranggapan kalo di taman tersebut boleh membuang sampah sembarangan.
Tapi ketika taman itu bersih, tidak ada seorangpun yang membuang sampah sembarangan.
Jadi sekali bersih, orang akan cenderung menjaga tetap bersih. Dan ketika kotor orang akan cenderung membuat kotor.
Dikutip dari acara tipi.
Menyanjung bukan tersanjung
Dan sepertinya budaya sanjung menyanjung adalah hal yang normal buat memperlancar segala urusan.
Jadi teringat pesan bapak di kampung. Cobalah selalu memperbesar hati lawan bicara. Dan selalu berendah hatilah.
Dan memang benar pesan bapak. Ketika orang sekitar marah-marah saya mencoba meredam amarah mereka dengan meminta maaf, menyanjung dan mengikuti kemauan mereka. Dan seperti air memadamkan api, secara ajaib amarah mereka berhenti.
Dari buku teknik komunikasi yang saya baca, menyanjung dan menghargai pendapat lawan bicara adalah kunci berkomunikasi dengan orang-orang lokal.
Dalam hati saya tertawa, mudah sekali membelokkan hati dengan sanjungan dan kata-kata.
Terakhir, saya juga ingin lawan bicara saya yang suka marah membaca buku-buku komunikasi.
Ganti suasana
Rasanya suntuk berada di tempat yang sama tiap hari. Akhirnya hari ini memutuskan ganti suasana! Ambil ransel, masukin laptop dan bawa sedikit dokumen-dokumen.
Dan nongkrong deh. Hari ini bekerja cuap-cuap saja. Jadi bisa dikerjakan di mana saja!
Rasanya lebih semangat mengerjakan tugas di tempat dengan suasana baru. Dan satu pekerjaan bisa selesai! Memang sesuatu yang fresh bisa meningkatkan produktifitas.
Trus bagaimana cara kamu ganti suasana saat bekerja?
Tanda-tanda kekurangan vitamin
Pelecehan Seksual…..
Hari ini naek lift, karena memang dasarnya tidak suka manusia, gw berdiri di pojok lift. Terus masuk auntie2. Berdirinya koq mepet di depan gw banget...padahal masih ada ruang bolong tuh di bagian depan liftnya.
Makin lama makin mepet (gw berdirinya sampe tegak lurus begitu)...eh terus kurang ajar, bab* hutan, keb*, anj*ng...seenak jidatnya NYENDER ke gw! Woooiii itu bagian depan bolong gitu...bukan lift-nya kurang tempat!!
Masya ampun...itu bener2 nda deh...gw seumur2 sepadat2-nya lift (yg kali ini tidak padat!), selalu berusaha menghindari yang namanya bersentuhan dengan wanita (apalagi kesentuh boobs-nya..no..no..no).
Ini...dia nyender ke dada gw! Aduh gila romantisnya ya bow...kalo orang ngeliat kesannya kaya gw berondongnya kali..AARRGGHH!!!
Memang di Singapur sama kurang ajarnya kaya di Indo. Gw ogah pipis di toilet MRT Clementi and Chinatown (blacklist!). Oom2-nya pada "pipis" en ngintip terang2-an! Masa pipis badannya pake dicondongin ke belakang en terang2-an ngeliat ke arah "situ".
Di Indo kejadian dua kali gw.
Pertama naek busway. Ada cewe di depan gw..lumayan padat sih waktu itu. Eeeh masa pantatnya digesek2-in ke arah well.."under the stomach area". Awalnya sih punya pikiran positif..ooh padet kali ya..ga sengaja. Eeeeh tapi koq berulang2..pake gerakan memutar lagi. Lagian kalo cewenya normal nyadar donk..dia gesek ke bagian mananya cowo..minimal jaga jarak gitu..nah ini nda... Gw mundur..eh dia mundur en ngegesekin lagi.
B*biiiii!!!! Pas turun pake curi pandang segala lagi...iiih bener2 ngga deh!
Terus pernah sekali...pas pulang kerja dari Siemens. Gw naek bus pulang ke Tangerang. Kan perlu tuker ke angkot tuh. Nah pas naek angkot seperti biasa tas gw pangku di depan (kalo ditaroh di bawah rawan copet soalnya ga keliatan kan tuh). Nah satu cowo naek juga (dari bus Jkt-Tng yang sama) duduk di sebelah gw. Tasnya juga dia pangku di depan.
Angkot berjalan...gw mulai merasa ada tangan grepe2. "OMG..copet!!" pikir gw. Tapi karena dompet en hape gw taroh di tas..ya gw pikir sok aja.
Masalaaaahnya........tangannya koq ngga ke arah kantong seperti lazimnya (gw pernah kejadian dengan modus ini..pas SMA...cuman di kantong gw cuma ada dasi sekolah..ya gw cuekin aja). Dia grepe2 ke arah paha..en lama2 merambat ke arah inner paha pake gerakan membelai lagi.
Tiidaaaaaakkk!!! Curi2 pandang lagi!
Mau teriak susah...entar orang pikir ada apa sih copet bukan, mengancam nyawa juga bukan...mau turun lah ini udah malem (jam 9+) susah cari angkot lagi. Terus gak bisa geser..angkotnya fully loaded.
Gw cuma berharap tangannya jangan sampe ke bagian tengah paha...plis2..jangan.
Untungnya dia turun duluan..fiiiuh....
Susah kalo cowo begini mah. Mau teriak ntar dikirain apaan..(bencong kali yee). Huh gender!
Bingung gw menariknya gw apaan. Baju biasa, badan gitu2 aja, tampang NEEEERRDDD banget, celana kaga pernah seksi2 amat (gw keluar rumah selalu pake norma celana harus di bawah lutut).
Kenapa ya dengan manusia . Mau pegang ngomong aja deh...sini gw kasih pegang, mau liat juga ngomong..gw kasih liat. Susah betul hidup yang sudah sulit ini!
I’m Sorry
It's cold here in the city It always seems that way And I've been thinking about you almost everyday Thinking about the good times Thinking about the rain Thinking about how bad it feels alone again I'm sorry for the way things are in China I'm sorry things ain't what they used to be But more than anything else I'm sorry for myself 'Cause you're not here with me Our friends all ask about you I say you're doing fine And I expect to hear from you almost anytime But they all know I'm crying And I can't sleep at night They all know I'm dying down deep inside I'm sorry for all the lies I told you I'm sorry for the things I didn't say But more than anything else I'm sorry for myself I can't believe you went away [break] I'm sorry if I took some things for granted I'm sorry for the chains I put on you But more than anything else I'm sorry for myself For living without you It's cold here in the city It always seems that way And I've been thinking about you almost everyday
Filed under: Daily Life, Lirik, Song of the Day Tagged: Country, John Denver
Pilih mana?
Sepertinya kalo saya boleh milih, sekarang saya ingin cobaan batin saja. Tapi jangan sampai berhubungan dengan uang.�
Menjadi Bangsa yang Beranjing
Heran..untuk film binatang rasanya hati ini lemah sekali.
Congrats juga buat setidaknya..at least...paling sedikit...ketika orang keluar gedung bioskop, mulai ada orang yang mulai bertanya kenapa anjing Akita dilarang di Singapura.
Beruntunglah orang Jepang punya anjing nasional seperti Hachi. Mau ceritanya dibajak ke manapun, mau yang maen orang apapun, tapi begitu melihat Hachi, kalo yang maen tetep anjing Akita, mau tidak mau semua orang akan tahu: "Ooh ini anjing Jepang".
Well, Hachi adalah breed Akita. Hanya sekilas melihat anjing ini sudah terasa nuansa Nippon-nya. Yang pertama matanya yg sipit, bulunya yg fluffy, pintar dan loyal. Mengingatkan dengan tentara Jepang yang demikian loyalnya sehingga mau terbang masuk cerobong asap kapal di Pearl Harbour. Breed2 Jepang lainnya (ex: Shiba inu) juga bermata sipit.
Sadar tidak sadar karakteristik anjing sangat mirip dengan karakteristik negara asal. Mungkin karena memang best buddy-an dengan manusia lokal, mengerjakan pekerjaan lokal, dan punya fisik yang beradaptasi dengan lingkungan lokal.
Contoh saja, AGJ (anjing gembala Jerman), yang paling sering dipakai di kepolisian. Terkenal dengan gabungan kepintaran dan kemampuan bekerja kerasnya (bukan anjing terpintar, bukan pula anjing terkuat, tapi diakui no, 1 di kombinasi keduanya). Tidak cakep2 amat..tapi karismanya..wuih! Bagi gw sih, entah bagaimana mengungkapkan dengan kata2: "Anjing ini Jerman banget!"
Sedih untuk mengakui, tapi Indonesia bukan negara anjing. Mungkin karena budaya yang menganggap anjing sebagai sesuatu yang hina, pengganggu, bahkan bahan makanan.
"Anjing" dipakai sebagai kata umpatan...bukan pujian, yang anehnya kadang kelakuan anjing berpuluh2 kali lipat lebih baik dari manusia-nya.
Sering anjing diracun, ditembak =(
Padahal kata Mahatma Gandhi:
“The greatness of a nation and its moral progress can be judged by the way its animals are treated”.
A glitter of hope: anjing Kintamani. Terima kasih kepada warga Bali yang baik kepada anjing, sedikitnya orang Indonesia bisa berbangga.
If one day, anjing ini diakui Federation Cynologique Internationale, orang pasti akan "Ini anjing cantik berasal dari mana sih??".
Dan mudah2-an: "Liat deh anjingnya pemberani, cerdas, dan setia, mirip dengan orang Indonesia kan?!"
Semoga Indonesia nantinya boleh punya anjing nasional!
Orang Jepang tukang boong?
Sumber : http://www.tv-tokyo.co.jp/mikata/backnumber/100219.html
Jangan Hanya Jadi Pegawai Wahai Mahasiswaku
Saya melihat mahasiswa saya di UPI memiliki sebuah kelemahan yang bagi saya perlu diperbaiki. Mereka lebih cenderung tidak percaya diri (beda sama anak ITB yang seringnya overconfident
) dan ketika ditanya, kamu akan kemana setelah lulus, jawabannya sangat klasik, “jadi guru TIK”, “jadi PNS”, atau “Belum tahu Bu”. Saya melihat sebenarnya jika mereka mau, mereka bisa jadi lebih dari anak-anak ITB yang notabene sosialnya sangat kurang (anak-anak ITB cenderung individu, kayak saya ini
). Menurut saya kesuksesan tidak hanya dari karena sudah dianugrahi otak pinter (kayak anak-anak ITB), karena di dalam agama saya, orang yang akan diubah nasibnya adalah orang yang mau berusaha, bukan orang pinter kan?
.
Saya sering menguatkan motivasi mereka di kuliah (bergaya Mario Teguh
). Saya ingin anak-anak UPI bisa keren, khususnya Ilkom. Ketika saya sedang mengajar, saya merasa sedang tidak bekerja, tapi sedang aktualisasi diri. Saya sering mengatakan kepada mereka, jangan hanya berpikir untuk jadi pegawai, jadi pegawai hanyalah suatu jalan dimana kita dapat lebih bermanfaat bagi orang lain di hidup kita yang sekali ini. Saya tahu sebenarnya mereka bisa jika mereka mau. Jadi teman-teman mahasiswaku, terus berusaha yang terbaik, teruslah bercita-cita dan berusaha mewujudkan cita-cita itu, dan satu lagi, jangan minder atau tidak percaya diri, karena orang sukses adalah orang yang mau berusaha dan berani mengambil resiko. Be Brave agar Tuhan dapat mempertimbangkan kalau Anda layak dapat bintang
.
Twitter di Jepang
"now". Dalam hiragana ditulis なう. Entah seperti latah ato
gimana selalu diakhir kalimat selalu diakhiri dengan now.
"lagi makan di restoran now"
"lagi mandi now"
Begitulah bagaimana orang-orang Jepang update Twitter dengan gadget-
gadget mobilenya.
Dan di musim dingin seperti sekarang ini semua orang sering menulis
"dingiiiiinnnnn!"
Wait for Sleep
Lagunya siapa hayo?
Standing by the window
Eyes upon the moon
Hoping that the memory will leave her spirit soon
She shuts the doors and lights
And lays her body on the bed
Where images and words are running deep
She has too much pride to pull the sheets above her head
So quietly she lays and waits for sleep
She stares at the ceiling
And tries not to think
And pictures the chain
She’s been trying to link again
But the feeling is gone
And water can’t cover her memory
And ashes can’t answer her pain
God give me the power to take breath from a breeze
And call life from a cold metal frame
In with the ashes
Or up with the smoke from the fire
With wings up in heaven
Or here, lying in bed
Palm of her hand to my head
Now and forever curled in my heart
And the heart of the world
Filed under: Daily Life, Lirik, Song of the Day Tagged: Dream Theater, Images and Words
Olah raga kepeleset
Saya Bukan Orang Bodoh
Sering karena saya diam dan malas ribut, banyak orang merasa bisa memanfaatkan saya. Sebenarnya saya bukan orang bodoh, saya lulusan Informatika ITB S1 dan S2 dengan IPK 3 lebih (perlukah saya sebutkan ini?
). Seharusnya mereka semua tahu saya bukan orang bodoh. Saya hanya tidak suka ribut itu saja. Dan satu lagi, saya punya idealis berbeda dengan mereka semua yang menganggap saya bisa dimanfaatkan, karena saya tidak mau menjadi seperti mereka. Saya ingin menjadi orang yang lebih dari mereka dimata Tuhan dan orang-orang yang mengenal saya dengan baik
.
Pengen Jadi Juragan Kambing
Suatu hari nanti kami ingin menjadi Juragan Kambing. Saat ini impian itu kami wujudkan dengan menitipkan beberapa ekor kambing ke salah satu Satpam di perumaahan yang kami tinggali dengan sistem bagi anak kambing setiap kali kambing melahirkan anaknya. Semoga kami menjadi juragan kambing suatu hari nanti, Amin
Teru teru bozu
Hujan yang hampir tiap hari membuat saya merindukan sinar mentari. Apa pasal, padahal di kampung saya (LAmongan sana), si hujan masih ditunggu-tunggu kedatangannya? Perkaranya sepele sebenarnya: cucian saya tak kunjung kering plus ketika humidity+suhu mencapai level tertentu hidung saya mampet. D’oh! Lama-lama nanti saya tergoda ikut-ikutan bikin teru-teru bozu sebagai jimat pengusir hujan, kemudian ikut-ikutan menyanyikan lagu di bawah ini. Hmm, I hope not!
| Jepang: てるてるぼうず、てるぼうず 明日天気にしておくれ いつかの夢の空のように 晴れたら金の鈴あげよ |
Romawi: Teru-teru-bōzu, teru bōzu Ashita tenki ni shite o-kure Itsuka no yume no sora no yō ni Haretara kin no suzu ageyo |
Artinya: Teru-teru-bozu, teru bozu Do make tomorrow a sunny day Like the sky in a dream sometime If it’s sunny I’ll give you a golden bell |
| てるてるぼうず、てるぼうず 明日天気にしておくれ 私の願いを聞いたなら 甘いお酒をたんと飲ましょ |
Teru-teru-bōzu, teru bōzu Ashita tenki ni shite o-kure Watashi no negai wo kiita nara Amai o-sake wo tanto nomasho |
Teru-teru-bozu, teru bozu Do make tomorrow a sunny day If you make my wish come true We’ll drink lots of sweet rice wine |
| てるてるぼうず、てるぼうず 明日天気にしておくれ もしも曇って泣いてたら そなたの首をちょんと切るぞ |
Teru-teru-bōzu, teru bōzu Ashita tenki ni shite o-kure Moshi mo kumotte naitetara Sonata no kubi wo chon to kiru zo |
Teru-teru-bozu, teru bozu Do make tomorrow a sunny day But if it’s cloudy and you are crying (i.e. it’s raining) Then I shall snip your head off |
Inilah tampang jimat pengusir hujan itu (hasil modifikasi):

Filed under: Daily Life, Inu (犬), Neko (猫) Tagged: Japan
Novel Kabar Burung
Tidak terasa sudah bulan kedua. Sesaat teringat masa-masa itu. Waktu menikmati gema dan gempita jiwa belia. Sesaat bersama dan sekejap terhubung jauhnya benua. Masihkah terbuka ruas yang terhimpit cita?
Hanya suatu masa di februari.
------
Sepertinya sudah cukup deh mengarangnya. Kata-katanya benar tidak bermakna. Cuman ingin ikut menulis novel lewat blog ato semacamnya.
Beberapa hari yang lalu sempet ngeliat di toko buku ada kumpulan novel yang ditulis dalam twitter. Jadinya kalimat-kalimat nya terbatas. Cari deh twitnovel.
Di Indonesia sudah adakah novel dalam twitter semacam ini?
Coretan tanpa Warna
Hari terburuk dalam sejarah
Kemarin harus ke kantor imigrasi dan antriannya sumpah panjang banget. Harus menunggu selama tiga jam. Habis satu hari cuman buat antri.
Dan hari ini mendengar sidang kelulusan adik-adik kelas. Tak tahunya kebagian tugas merekam. Padahal tidak tau cara mengoperasikan kamera. Jadinya kelabakan. Trus siang harinya keceplosan ngomong yang kasar ke temen. Dan sempet bikin suasana jadi tidak nyaman. Sungguh suatu tragedi makan siang.
Dan hari ini begitu pulang dan charge air panas, uangnya ditolak. Kya~ Eh begitu masuk kamar ternyata ada orang yang salah charge. Besok harus lapor ke bapak kos. Repot!
Belum lagi kaki sakit banget gara-gara sepatu baru.
Apakah besok akan ada kejadian menarik? Atau bakal terlimpahi oleh kejadian buruk.No~
Ketika Cinta
Like A Zombie
Minggu kemarin HP-ku ilang dicopet di Angkot (Angkutan Kota). HP-nya sih “jebot” udah HP yang kubeli 5 tahun lalu, tombolnya udah sering gak fungsi, batre harus “dicas” di luar HP, jadi harus dikeluarin biar bisa “dicas” dengan universal charger. Dompetku ternyata juga ikut diambil. Tapi sebenarnya dari semua itu mungkin kehilangan yang kuderita tidak terlalu besar (HP paling dah gak bisa dijual, uang di dompet juga skitar 50.000-an, receh buat naik Angkot), hanya saja yang berharga bagiku adalah phonebook yang kusimpan selama 5 tahun. Setelah itu aku berpikir, apa ya yang aku salah, kok sampai “digetok” sama Tuhan. Ternyata kami lupa memberikan zakat mal bulan januari ini yang 2,5% nya ya sekitar seharga HP dan uang yang hilang.
Waktu itu aku naik angkot yang agak penuh dengan Ibu-ibu dan ada beberapa yang menggendong anak. Lalu tiba-tiba semuanya pada turun (kukira setelah mereka berhasil mengambil HP dan dompet dari tasku yang kugendong di punggung). Lalu ada 1 wanita yang membayar ke sopir, sopir angkot marah-marah karena uangnya ternyata kurang. Tapi si ibu yang membayar ini nyelonong aja. Aku ingat wajahnya.
Seperti misal ada tetangga yang maksud hati mengasihani tukang jual bunga keliling. Ibu ini meminta bantuan tukang bunga untuk sekaligus menanam bunga-bunga yang dibeli di tamannya tanpa menanyakan harga (dia pikir, lebih-lebih dikit gak papalah, amal). Tapi betapa kagetnya dia ketika selesai menanam tukang bunganya menarik bayaran sebesar 900 ribu. Karena bunga sudah terlanjur ditanam, akhirnya ibu itu membayar juga.
Banyak orang-orang sekarang yang tidak bisa membedakan dikasihani atau tidak, dari raut mukanya banyak yang sudah menjadi seperti zombie. Seperti tidak punya hati. Seperti sudah tidak menganggap hal-hal seperti itu dosa. Tekanan hidup membuat mereka menjadi zombie. Termasuk para koruptor di negeri ini. Kadang aku sering bingung siapa yang harus dikasihani dan dipercaya karena susah sekali mempercayai orang-orang sekarang.
Kucing Jalan-Jalan
Ikut memeriahkan hiruk pikuk life style traveling nya manusia, seekor kucing pun akhirnya memutuskan untuk jalan-jalan. Wow. Tidak usah kawatir. Saya sedang tidak menulis fabel, dongeng ato ikut2an gegap gempita film Alice in Wonderland. Cuman mau share saja tentang seekor kucing di Jepang yang menjadi ikon sebuah majalah wisata. Perkenalkan "Nyaran".versi business trip
じゃらん and all related properties are copy right of RECRUIT.
Sportio Water Beat
Di gambar itu contoh nya kemaren melangkah sebanyak 13 ribu langkah lebih. Dan akhir-akhir ini akhirnya jadi sering menambah langkah biar tambah fit. Di hape ini juga bisa muncul perkiraan kalori yang terbuang dan lemak yang terbakar. Jadi rajin jalan dan rajin bakar lemak......
Dan satu lagi keunggulannya : bisa nonton TV... horeeee.....
Lengkap nya sih bisa diliat di sini.
Hari gini di Jepang ada arisan?
Dan berbeda dengan orang Jepang mayoritas, orang Okinawa juga terkenal tidak menepati waktu :D. Mirip dah.
Si reporter yang orang Tokyo cuman terbengong-bengong dan melontarkan pertanyaan.
Si ibu orang Okinawa tadi cuman senyum2 dan sedikit mengiyakan. "O iya ya ......" "Tapi ndak bakalan punya teman kalo gitu neng...."
Baru si reporter mengerti bahwa arisan itu adalah salah satu cara orang Okinawa bersosialisasi.
-------
Kalo gitu persis! persis lah sama Indonesia.
Btw, di Indonesia masih suka arisan ndak ya Jeng??
Gambar poster Arisan! copy right dari Kalyana Shira Film
Gambar logo WaratteKoraete diambil dari www.ntv.co.jp/warakora
Kami Tidak Menghargai Orang dari Uangnya
Saya sering melihat orang-orang perumahan menghargai orang lain dari uanganya. Hanya karena orang kampung atau bukan orang perumahan, mereka sudah menganggap orang kampung rendah. Let me told ya, banyak dari orang kampung itu jauh lebih kaya dari orang perumahan karena mereka punya tanah yang harganya ratusan juta sampai miliar. Orang perumahan juga sering enggan bergaul dengan orang kampung. Terkesan apatis dan menganggap semuanya bisa dibayar.
Atau ada Ibu tetangga yang membanggakan anaknya dari segi uang, misal “uang muka anak saya sampai 70 juta lho”. Fiuh, maaf, tapi kami tidak menghargai orang dari uangnya, kami menghargai orang dari perbuatannya, tidak perduli orang kampung atau perumahan. Apa gunanya kaya uang jika miskin hati.
Kenapa Dibebankan ke Anak
Beberapa hari kemarin ada seorang teman yang telah melahirkan anak pertamanya. Disini ada hal yang kuamati dari orang-orang yang mengucapkan selamat pada temanku itu. Hampir semuanya mengucapkan doa semoga menjadi anak yang solehah.
Ada satu hal yang sangat ingin kubuktikan dalam hidupku. Bahwa anak soleh ataupun solehah sangat tergantung dari apakah orang tuanya amanah atau tidak dengan anaknya yang telah diberikan Tuhan.
Ketika seorang anak nakal, atau tidak dapat dikontrol, sering orang menyalahkan anak itu yang dianggap bahwa itu adalah sifat bawaan lahir. Anak dilahirkan dengan tidak berdosa. Anak tumbuh dari sebuah proses, dan sebuah proses tidak lepas dari siapa yang mendidiknya. Maka jika aku, aku akan mengucapkan, semoga orang tuanya amanah dengan anak yang diberikan. Karena seorang anak soleh atau solehah atau tidak tidak lepas dari orang tua yang amanah.
Jangan salahkan anakmu para orang tua, jika dia tumbuh tidak sesuai harapan orang tua, karena yang paling bersalah dengan itu adalah orang tuanya. Ingatlah orang tua, bahwa perhatian jauh lebih penting dibandingkan uang dan menuruti semua kemauan anak dengan barang yang bisa dibeli, karena amanah tidak bisa dinilai dengan uang dan tidak bisa dibeli.
To Change The Yesterday
Since I was a child, there are two series which became my favorites: Star Trek and Sea Quest DSV (Deep Sea Vessel). These series helped me since I always dream to be born not of this boring world. I've spent almost all night on my teenage years with Captain Picard (of USS Enterprise), Nathan Bridger (of Sea Quest), and Kathryn Janeway (of USS Voyager), which resulted in sleep beyond usual curfew.
My mom once said "Oh this TV series is so suitable to trick little kids". Which I found right now is correct.
For whatever reason, Star Trek 2009 failed to trick me. I've tried "to be tricked" but it just failed.
How come they are still doing the "back to yesterday" thing!
The story is Spock's vessel and Romulan ship fell into a blackhole and suddenly transported back to the past, which later on the Romulan ship destroyed USS Kelvin and Vulcan homeworld.
For current physic world, and for understandable logic and reason, travelling back to the past is considered much more complicated than travelling to the future (which can be achieved by make use of time dilatation a.k.a travelling with the speed of light).
Stephen Hawking (one of the most famous great thinker still living today) once quoted "the best evidence we have that time travel is not possible, and never will be, is that we have not been invaded by hordes of tourists from the future."
Another conjecture is you can only travel back in time only until the time when you created the time travel device. Suppose that you can open a portal to the future (say 3 minutes later). And 3 minutes in the future you throw an apple to it. The apple should come out at the moment you opened the portal. It can't go to the time beforehand, because the portal will have not been created!
Then how come Spock and Romulan ship transported back until the time when even the red matter have not been created? If you say the blackhole distort the fabric of space and time so enormously that it spans over time, then when Romulan ship created blackhole in the center of Vulcan homeworld, rather than only destroying the present Vulcan homeworld, it will also destroy the "past version" of Vulcan homeworld, and vice versa the "future version" of it. The how come Vulcan race is still exist?
The other physic fiascos are explained here:
http://blogs.discovermagazine.com/badastronomy/2009/05/08/ba-review-star-trek/
Nevertheless I'm still a fans of Star Trek! This is a show that boldy dare to go where no man has gone before.
Banyak Pengkhianatan di Dunia Ini
Mungkin ada beberapa dari kita yang merasa dibohongi orang yang kita anggap teman, saudara, keluarga, rekan kerja, dkk. Tapi jangan menganggap itu sebuah sakit hati yang membuat kita apatis dengan lingkungan. Anggap saja Tuhan sedang memberi kita pelajaran hidup agar kita dapat memilih, melihat, memahami siapa yang teman dan siapa pengkhianat yang tidak bisa dipercaya. Orang baik akan tetap ada walau mungkin jumlahnya sedikit. Banyak pengkhianat di dunia ini yang mencari amannya sendiri. (Berdasarkan cerita-cerita sejarah yang sering dibaca dan ditonton, dan pengalaman pribadi)
































